Wanita yang terbiasa bekerja di
tengah malam punya risiko tinggi mengalami kanker payudara.
Kemungkinannya bahkan meningkat sampai
empat kali lipat. Penyebabnya adalah terganggunya pola tidur yang
akhirnya mengganggu kerja hormon melatonn dalam melakukan detoksifikasi racun
di tubuh. Padahal, homon ini hanya diproduksi saat kondisi tubuh lelap tanpa
ada cahaya. Demikian menurut studi dari Denmark Cancer Society.
Ancaman ini melakat pada wanita yang
sering kena shift malam. Mereka 40 persen lebih berisiko mengalami masalah kanker payudara dibanding
yang bekerja saat siang. Sementara itu, wanita yang menghabiskan satu pekan
untuk bekerja malam tiga kali atau lebih selama enam tahun
berturut-turut, potensi kena kanker payudara meningkat dua kali.
“Hasil penelitian menunjukkan sering
kerja shift malam meningkatkan risiko untuk kanker payudara. Dan risiko menjadi
lebih tinggi saat durasi shift malam berlangsung lebih lama,” dikutip Dr Johnni
Hansen, sang peneliti, seperti dikutip Mirror.
Bekerja malam hari mengganggu jam biologis seseorang.
Jika dilakukan sesekali saja mungkin tidak terlalu berpengaruh. Namun, kalau
sudah menjadi rutinitas untuk bekerja hingga tengah malam, bisa
memberikan efek buruk bagi kesehatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar